Two Voices One Song

Selasa, 18 Desember 2012

Barbie and The Diamond Castle



Film dimulai dengan Barbie dan Teresa yang sedang menulis lagu bersama-sama yang diaplikasikan dengan memainkan gitar mereka masing-masing, ketika adik Barbie yaitu Stacie datang dalam keadaan marah karena ada masalah dengan temannya Courtney. Barbie memutuskan untuk menceritakan ke Stacie tentang kisah dua teman bernama Liana dan Alexa, yang juga saling marah satu sama lain seperti yang dialami adiknya Barbie (Stacie). “Meskipun Liana dan Alexa tidak punya banyak barang sesuatu yang berharga, tetapi mereka memiliki satu sama lain, cinta, musik dan pekerjaannya sebagai penanam dan penjual bunga untuk pemeliharaan hidup mereka.

Liana dan Alexa tinggal di sebuah gubuk di samping taman yang indah. Suatu hari, mereka menemukan sepasang batu berbentuk hati di sungai dekat rumah mereka, tidak di sadari bahwa itu adalah pernak-pernik dari mitos Istana Berlian. Dan sepasang batu berbentuk hati itu diubahnya menjadi kalung untuk menyimbolkan persahabatan mereka. Keesokan harinya, setelah mereka berbagi makanan yang terakhir dengan seorang wanita tua, wanita tua itu memberi mereka sebuah cermin, meskipun tidak satupun dari mereka menyadari bahwa itu adalah tempat persembunyian Melody, sebuah muse magang yang di jalankan dari Lydia. Lydia ialah seorang sumber inspirasi sebelum ia berubah menjadi jahat dan mengubah dua merenung lainnya menjadi batu, tetapi tidak sebelum mereka menyembunyikan rumah mereka Istana Diamond dan meninggalkan kunci Istana Diamond dengan Melody. Puri Diamond atau Istana Diamond adalah tempat kelahiran semua musik, jika Lydia menemukan Puri Diamond tersebut, itu berarti akhir dari segala musik, dan dengan itu, pada akhirnya dunia akan hancur.

Liana dan Alexa membujuk Melody untuk keluar dari cermin dengan cara menyanyi, dan hewan peliharaan  Lydia yaitu seekor naga besar yang dikenal sebagai Slyder, mampu menemukan muse dengan muda lewat instingnya jika merasakan bahwa ada suara Melody ataupun lagu-lagu tertentu. Rumah merekapun dihancurkan oleh Slyder. Alexa dan Liana serta Melody yang masih berada dalam cermin bertekad untuk menemukan Istana Berlian agar tetap aman dari Lydia. Dalam suatu perjalanan menuju Istana Berlian mereka menemukan dua anak anjing kecil. Dua anak anjing kecil itu terlihat sedang kelaparan tanpa makanan ataupun uang, mereka bersemangat mengambil tempat keranjang makanan yang sedang dibawa oleh Liana dan Alexa. Disebuah penginapan malam Liana dan Alexa sedang mencari makanan dengan cara menghibur para pelanggan restoran itu. Para musisi, si anak laki-laki kembar bernama Lan dan Jeremy, mereka mendengar ada gadis bermain dan bernyanyi. Tidak lama mereka keluar dari kota dan Lydia meyerang  mereka dipertengahan jalan dengan menggunakan seruling sihirnya untuk memantrakan pikiran Liana dan Alexa, tetapi kalung batu berbentuk hati yang terdapat dileher mereka (berasal dari Kastil Berlian itu sendiri) melindungi mereka. Sihir Lydia tidak mempan memantra Liana dan Alexa. Akhirnya Lydia dan Slyder langsung menyerang Liana dan Alexa, disaat ia hampir mendapatkan Liana dan Alexa, Si kembar dari tempat restauran tadi datang dengan menunggang kuda. Mereka berempatberhasil menghindar dari serangan Lydia dan Slyder. Gadis-gadis melanjutkan perjalanan dengan si kembar. Saat sampai di jembatan Troll, kedua pria kembar itu tak dapat lagi bersama-sama dengan Liana dan Alexa dikarenakan mereka tidak berhasil menebak teka-teki dari Troll si pemilik jembatan itu.

Liana dan Alexa terus bepergian, tapi persediaan makanan dan air telah habis. Tapi tidak lama kemudian, Liana melihat sebuah rumah di tengah hutan, dan ketika mereka pergi untuk meminta tempat tinggal, para pelayan di sana (yang telah disihir oleh Lydia) memberitahukan mereka, bahwa mereka adalah gundik lama yang telah ditunggu-tunggu di rumah ini yang keistimewaannya akan mendapatkan rumah beserta aset-aset didalamnya. Dengan tawaran yang seperti itu, Alexa jadi merasa rindu untuk tinggal, tapi Liana ingin menghormati janji mereka yang telah dibuat untuk menolong Melody. Pada akhirnya, Liana dan Alexa berpisah. Alexa memutuskan untuk tetap tinggal dirumah itu sementara Liana dan Melody terus berjalan meninggalkan rumah yang ditempati Alexa untuk pergi mencari Istana Berlian untuk menolong Melody. Alexa yang sedang marah merobek kalungnya karena kecewa dengan pengkhianatan temannya itu. Beberapa menit kemudian, setelah Liana pergi , Slyder tiba dan Lydia mengambil Alexa untuk dibawa pergi bersamanya.

Lydia menggunakan kekuatan serulingnya untuk memantrakan Alexa, dan karena Alexa tidak lagi memakai batu berbentuk hati itu, ia juga jatuh di bawah mantra Lydia. Dengan demikian, Alexa mengatakan kepada Lydia bahwa Liana dan Melody sedang menuju ke tujuh batu (tempat dimana Puri Diamond atau Istana Diamond tersembunyi). Setelah Liana diculik oleh Lydia, Lydia mengancam Melody untuk menceritakan di mana letak menemukan Istana Berlian. Meskipun Lydia berjanji setelah itu akan melepaskan Liana dan Alexa, tetapi Lydia mengingkari janjinya tersebut. Setelah Lydia dan Melody pergi mencari Puri Diamond, Slyder mendorong Liana dan Alexa dari tebing dan mereka sangat nyaris lolos jatuh ke dalam beberapa jenis asam kuat. Liana menggunakan kalung Alexa untuk membatalkan mantra Lydia dan mereka berhasil memanjat tebing. Salah satu dari anak-anak anjing menyebabkan si kembar pria Lan dan Jeremy pergi ke tempat gadis-gadis itu berada dan bersama-sama mereka semua langsung pergi ke tempat persembunyian Istana Diamond. Sementara itu, Melody terus sibuk mengarang ke Lydia dengan cerita palsunya tentang kunci kastil. Liana dan Alexa serta si pria kembar itu memiliki rencana untuk menyerang serta merebut cermin yang didalamnya terdapat Melody yang berada di tangan Lydia. Si pria kembar memikat Slyder pergi dan membuatnya sibuk, sementara Liana dan Alexa berpura-pura jatuh di bawah kendali pikiran-mantra Lydia.

Lydia menciptakan pusaran air di kolam terdekat dan memerintahkan Lydia dan Alexa untuk melompat dan tenggelam kedalam pusaran air tersebut, tapi Liana menarik flute yaitu seruling ajaib Lydia, sebagai gantinya Lydia mengancam akan memecahkan caermin yang didalamnya ada Melody,  tetapi Melody malah menghancurkan dengan tangan ia sendiri cermin yang padahal ada dia didalamnya. Menyadari bahwa hal itu akan lebih buruk lagi Lydia melempar cermin ke dalam pusaran air. Dengan bantuan anjingnya Alexa,  ia menyelamatkan Melody dari pusaran air tersebut. Liana yang tampak kesal langsung melemparkan flute atau seruling ajaib ke pusaran air, Lydia mencoba mengambil seruling miliknya di dalam pusaran air dan itu berhasil. Saat Lydia mencoba membaca mantra untuk membuat pusaran air menghilang, tetapi malah Lydialah yang tiba-tiba menghilang  karena membaca mantra dari seruling tersebut yang telah tergenang air. Gadis-gadis menyadari bahwa Melody lagu bernyanyi sebelumnya adalah kuncinya, dan terbukti nyanyian mereka mengungkapkan Puri Diamond.

Saat mereka berempat melangkah ke benteng Puri Diamond, semua pakaian yang tadi mereka kenakan, seketika berubah menjadi gaun dan pakaian yang indah serta megah. Melody memimpin Liana dan Alexa dengan instrumen merenung lainnya, tapi Lydia tidak sepenuhnya pergi untuk selamanya. Slyder kembali dengan serangannya. Melody menyimpan instrumen sebelem dirubah oleh Lydia menjadi batu, dan anak-anak bermain dan bernyanyi, menciptakan penghalang yang mengubah mantra Lydia terhadap dirinya, memutarkan baik segalanya. Slyder menjadi batu dan akhirnya Lydia dan Alexa membawa perdamaian ke Istana Berlian. Kali ini, dengan Lydia pergi untuk selamanya, merenung lainnya dikembalikan ke kehidupan kastil. Mereka memberikan julukan Princesses of Music untuk Liana dan Alexa, mempromosikan Melody ke muse penuh, dan memberikan Jeremy dan Lan masing-masing gitar listrik. Meskipun Melody akan senang jika Liana dan Alexa tinggal di kastil selamanya, gadis-gadis itu hanya menginginkan pulang kembali kerumah mereka. Jadi Merenung memberi mereka biji bunga khusus yang dapat membuat bunga-bunga mereka tumbuh cepat, banyak, dan didalamnya terdapat berlian tanpa perlu diberi air. Dan mengirimkan mereka kedalam perjalanan pulang mereka.

Saat sampai kembali kerumah, Liana dan Alexa menanaman biji bunga magis dan bunga-bunga indah yang langsung segera tumbuh banyak dan indah. Jeremy dan Lan berhasil dalam pertunjukan mereka dengan gitar listrik mereka. Tubuh anak-anak anjing yang dimiliki Liana dan Alexa, berubah menjadi berkilau”.

Ketika cerita berakhir, Stacie menyadari tidak ada yang bisa mematahkan persahabatan sejatinya. Akhirnya ia pun pergi meminta maaf kepada Courtney, sahabatnya. Sementara itu, sebuah lagu dari Barbie dan Teresa berakhir menjadi film.


Berikut koleksi foto-foto Barbie and The Diamond Castle


  ==>> Alexa and Liana

                     ==>> Melody

                    

  ==>> Barbie and Teresa

                     

   ==>> Stacie





Berikut soundtrack dari Barbie and The Diamond Castle


video

video

video

video

video